YouthLEARN: Kenali Istilah “Difabel” dan “Disabilitas”

Saat ini penggunan istilah difabel dan disabilitas telah menjadi pengganti istilah “penyandang cacat” untuk mendefinisikan seseorang yang memiliki perbedaan kondisi baik fisik maupun mental. Namun, seringkali kedua istilah tersebut kadang dimisinterpretasikan oleh beberapa orang. Kali ini YouthABLE akan membahas perbedaan kedua istilah tersebut.

Secara garis beras, disabilitas atau “disability” diartikan sebagai ketidakmampuan, sementara difabel berasal dari frasa “different ability” yang memiliki makna kemampuan yang berbeda. Meskipun, istilah difabel memiliki makna yang lebih “halus” untuk digunakan, akan tetapi, tararan internasional bahkan dalam sistem perundang-undangan Indonesia masih menggunakan istilah disabilitas.

Meskipun ditinjau dari sisi sosial penggunaan difabel lebih humanis, karena teman disabilitas juga mampu melakukan sesuatu seperti orang lain pada umumnya dengan cara yang berbeda. Namun, dalam kaidah bahasa istilah difabel kurang tepat untuk digunakan. Karena teman disabilitas diartikan sebagai orang yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental maupun sensorik dalam jangka panjang sehingga memiliki hambatan untuk berinteraksi atau berpartisipasi dalam masyarakat.

Sehingga, pada umumnya penggunaan kedua istilah tersebut harus disesuaikan dengan situasi dan linkungan. Di satu sisi, jika berada dalam konteks keilmuan penggunaan istilah disabilitas lebih tepat digunakan. Namun, di sisi lain, dalam konteks kehidupan sehari-hari pengguunn istilah difable lebih tepat digunakan. (LO)

13 views0 comments