• Youth Action Beyond Limitation

DESA BERSIH DARI NARKOBA

NARKOBA DAN PERMASALAHANNYA Melihat perkembangan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini, telah mencapai situasi yang sangat mengkhawatirkan. Dibuktikan dengan jumlah korban penyalahgunaan narkoba yang semakin bertambah dan sudah merambah pada kalangan masyarakat desa. (Deputi Bidang Pencegahan BNN RI Direktorat Advokasi, 2018, hlm 4). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN yang bekerjasama dengan Puslitkes UI Tahun 2017, tentang Survei Nasional Perkembangan Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia, diketahui bahwa angka prevalensi penyalahguna Narkoba di Indonesia telah mencapai 1,77% atau sekitar 3.376.115 juta orang dari total populasi penduduk (berusia 10 - 59 tahun). Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sudah menetapkan desa sebagai alur masuknya barang terlarang, terutama desa-desa yang berada di daerah perbatasan negara dan menjadi sasaran yang paling aman bagi bandar narkoba. Hal ini dikarenakan desa menjadi wilayah strategis untuk jalur penyelundupan dan penyebaran penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Oleh sebab itu desa harus menjadi garda terdepan untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (Deputi Bidang Pencegahan BNN RI direktorat Advokasi, 2018, hlm 5). Keterlibatan pemerintah desa dalam memerangi narkoba melalui pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, menjadi sebuah strategi yang tepat. Dikarenakan Desa sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 mempunyai kewenangan dalam membina masyarakat desa untuk berhak mendapatkan pengayoman serta perlindungan dari gangguan ketenteraman dan ketertiban di Desa agar terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan tenteram di Desa. Berdasarkan pengaturannya, Kepala Desa berkewajiban untuk melakukan pembinaan ketenteraman dan ketertiban masyarakat desa sekaligus juga memberdayakan masyarakat desa termasuk dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Salah satu tujuannya adalah untuk menciptakan kondisi tenteram dan tertib bagi masyarakat desa. Mengingat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah merupakan salah satu kewenangan pemerintah desa dalam mewujudkan kondisi tenteram dan tertib. Maka kegiatan ini dapat dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (RKP Desa) serta dianggarkan di dalam APBDesa.


Selanjutnya dalam pelaksanaan program dan kegiatan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dapat dilakukan oleh semua unsur yang ada di Desa, yang meliputi PKK, Posyandu, RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat/adat, karang taruna, dll.



A. Pengertian Narkoba


NARKOBA merupakan singkatan dari NARkotika, PsiKOtropika, dan Bahan Adiktif lainnya.


Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan - golongan sebagaimana terlampir dalam Undang-Undang. (UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika).

Psikotropika merupakan zat atau obat bukan narkotika, baik alamiah maupun sintesis, yang memiliki khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Bahan adiktif adalah bahan/zat yang berpengaruh psikoaktif di luar Narkotika dan Psikotropika dan dapat menyebabkan kecanduan.


A. Jenis-jenis Narkoba 1. Ganja dikenal juga istilah ganja, marijuna, pot, cimeng, Mary Jane, gele’, grass, weed.


Sumber gambar : hellosehat.com

2. Heroin dikenal juga istilah white smack, serbuk putih, medicine, ubat, putau.

Sumber gambar : hellosehat.com


3. Kokain dikenal juga istilah crack, daun koka, pasta koka.

Sumber gambar : republika.co.id


4. Shabu dikenal juga istilah Ice, ubas, methamphetamine, crysta.


Sumber gambar : tribunnewswiki.com


5. Ecstasy dikenal juga istilah XTC, kancing, ineks, flash, flipper, hammer.

Sumber gambar : alodokter.com


6. Ketamine dikenal juga istilah vit K, kitkat K, spesial K.

Sumber gambar : ketaminiadalah.co.id


7. Lysergide dikenal juga istilah Acid, trips, blotters,stamp, black sesame,seed, micro, micro dot.

Sumber gambar : kwbcsulbagtara.beacukai.go.id


8. Ermin-5, contoh : Nimetazepam.

Sumber gambar : tribunnewswiki.com

9. Inhalants, contoh : lem aica aibon, soulvent.

Sumber gambar : narconon-nevada.org


10. Prescription drugs, contoh : Pil BK, Tramadol, Xanax, Sanadril.

Sumber gambar : info-info-umum.blogspot.com Berdasarkan hasil penelitian Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya–LIPI Tahun 2019, tentang Survei Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2019 menunjukkan bahwa angka prevalensi penyalahguna narkoba di Indonesia mencapai 1,80% atau sekitar 3.419.188 jiwa atau bisa dikatakan 180 dari 10.000 penduduk Indonesia berumur 15 – 64 tahun terpapar memakai narkoba selama satu tahun terakhir. Dan jenis narkoba yang paling banyak digunakan adalah shabu, ganja diikuti oleh ATS dan zat psikotropika lainnya dengan cara penggunaannya adalah disuntik, dirokok, dihirup, ditelan dan sublingual. REFERENSI

Ajeng Quamila. 7 januari 2021. Ciri-Ciri Orang Yang Sakau Narkoba Heroin. Diakses pada 12 maret 2021, dari https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/ciri-gejala-sakau-narkoba-heroin/?amp Akbar Asfihan. 9 mei 2020. Ketamin Adalah. Diakses pada 12 maret 2020, dari https://adalah.co.id/ketamin/

Alo Dokter. 19 September 2020. Waspadai Efek Ekstasi Bagi Kesehatan Tubuh. Diakses pada 12 maret 2021, dari https://www.alodokter.com/waspadai-efek-ekstasi-bagi-kesehatan-tubuh

Badan Narkotika Nasional RI. 4 mei 2020. Dampak Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Gangguan Kesehatan Terkait Kerentanan Terhadap Covid-19. Diakses pada 12 Maret 2021, dari https://bnn.go.id/dampak-penyalahgunaan-narkoba-terhadap-gangguan-kesehatan-terkait-kere ntanan/

Deputi Bidang Pencegahan BNN RI Direktorat Advokasi. 2018. Awas! Narkoba Masuk Desa. Indonesia : BNN

Didi Purwadi. 20 november 2012. Kokain diseludupkan Dalam Santan Kelapa. Diakses pada 12 maret 2021, dari https://www.republika.co.id/berita/mds6kw/kokain-diselundupkan-dalam-santan-kelapa

info-info-umum.blogspot.com. 23 desember 2012. Pil BK / Hypnotic Drugs & Dampak Buruk Pada Tubuh Pemakainya. Diakses pada 12 maret 2021, dari http://info-info-umum.blogspot.com/2012/12/pil-bk-hypnotic-drugs-dan-dampak-buruk.html? m=1

Kwbcsulbagtara. 11 maret 2018. Yuk Ketahui Macam-Macam Jenis Narkotika (Jangan Pernah mencobanya!). Diakses pada 12 maret 2021, dari https://kwbcsulbagtara.beacukai.go.id/2018/03/yuk-ketahui-macam-macam-jenis-narkotika-jan gan-pernah-mencobanya/

Putradi Pamungkas. 22 juli 2019. Sabu-Sabu. Diakses pada 12 maret 2021, dari https://www.tribunnewswiki.com/amp/2019/07/22/sabu-sabu

Putradi Pamungkas. 9 maret 2020. Happy Five (Nimetazepam). Diakses pada 12 maret 2021, dari https://www.tribunnewswiki.com/amp/2020/03/09/happy-five-nimetazepam

Risky Candra Swari. 22 februari 2021. 4 Jenis Narkotika Populer Di Indonesia Dan Bahayanya Bagi Tubuh. Diakses pada 12 maret 2021, dari https://hellosehat.com/obat-suplemen/narkoba-terpopuler-di-indonesia-apa-efeknya-pada-tub uh/

rsko-jakarta.com. 2 September 2019. Mengenal Napza/Narkoba Pengancam Masa Depan Bangsa. Diakses pada 12 maret 2021, dari http://rsko-jakarta.com/news/view/8

Tony Gylsmg. 12 september 2016. Is Huffing Still A Problem?. Diakses pada 12 maret 2021, dari https://www.narconon-nevada.org/blog/is-huffing-still-a-problem.html


5 views0 comments